https://jet-ft.unpak.ac.id/index.php/JET/issue/feed Jurnal Elektro Teknik 2026-05-05T03:47:14+00:00 Aris Suryadi [email protected] Open Journal Systems <p>JET (Jurnal Elektro Teknik), dengan ISSN 2962-4614 (daring), merupakan jurnal ilmiah di bidang teknik elektro yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Elektro, Universitas Pakuan. Jurnal ini membahas isu-isu berupa kajian, perancangan, dan pemodelan di bidang Teknik Elektro (Sistem Tenaga Listrik, Telekomunikasi, Energi Baru dan Terbarukan, Elektronika, Teknik Otomasi dan Kontrol). Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Pakuan, dan terbit dua kali setahun (Maret dan September).<br />Setiap naskah yang masuk akan ditelaah oleh tim redaksi. Naskah yang dievaluasi oleh redaksi akan ditolak tanpa tinjauan eksternal jika dianggap tidak memenuhi kriteria jurnal. Naskah yang dianggap berpotensi menarik bagi pembaca akan dikirimkan kepada peninjau sejawat. Setelah ditelaah, naskah akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi. Tim redaksi membuat keputusan berdasarkan rekomendasi dari peninjau.</p> https://jet-ft.unpak.ac.id/index.php/JET/article/view/7 Perbandingan Teknologi Satelit VSAT dan Starlink Dalam Penyediaan Internet Broadband di PT Primacom Interbuana 2026-04-08T04:58:10+00:00 Jaelani [email protected] <p>Kebutuhan akses internet yang merata di seluruh wilayah Indonesia mendorong berbagai penyedia layanan komunikasi untuk memanfaatkan teknologi satelit, khususnya pada teknologi <em>Very Small Aperture Terminal</em> (VSAT) dan Starlink. PT Primacom Interbuana sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan komunikasi data, berperan dalam mendistribusikan akses internet ke berbagai daerah. Kerja praktek ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan teknologi VSAT dan Starlink dalam penyediaan layanan internet broadband. Metode yang digunakan dalam laporan ini meliputi analisis dan pengujian kinerja kedua teknologi berdasarkan parameter seperti, kecepatan, latency, throughput, kualitas sinyal, jangkauan, kemudahan instalasi dan biaya layanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknologi Starlink, yang beroperasi pada orbit <em>Low Earth Orbit</em> (LEO), memiliki keunggulan signifikan dibandingkan VSAT yang menggunakan orbit <em>Geostationary Earth Orbit</em> (GEO). Starlink memiliki kecepatan download hingga 152,9 Mbps dan upload 19,43 Mbps dengan latency rata-rata 30 – 50 ms, sehingga sangat sesuai untuk penggunaan aplikasi real-time. Pada VSAT hanya menghasilkan kecepatan download 2,0 Mbps dan upload 1,1 Mbps dengan latency rata-rata 630 ms, yang kurang mendukung untuk aplikasi dengan kebutuhan respons cepat. Starlink lebih efektif dalam penyediaan layanan internet broadband, terutama untuk kebutuhan komunikasi dengan kecepatan tinggi dan latensi rendah. Namun, VSAT tetap relevan digunakan sebagai solusi biaya yang rendah dan koneksi tetap tersedia, meskipun latency tinggi dan kecepatan internet yang rendah.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>VSAT, Starlink, Broadbannd, Efektivitas</p> 2026-03-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Elektro Teknik https://jet-ft.unpak.ac.id/index.php/JET/article/view/15 Analisis Perencanaan Kinerja Sistem Trunking Motorola HT Dengan Konfigurasi Repeater Pada Layanan Operasional PT Primacom Interbuana 2026-04-06T07:05:03+00:00 Ahmad Zulfa Zulhilmi Rizqi [email protected] Agustini Rodiah Machdi [email protected] <p>Analisis kinerja sistem komunikasi radio berbasis <em>digital mobile radio</em> (DMR) dengan metode <em>trunking</em> dilakukan menggunakan perangkat Motorola <em>hand transceiver</em> (HT) dan konfigurasi <em>repeater dual slot</em> pada layanan komunikasi operasional PT Primacom Interbuana. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keandalan dan efektivitas sistem komunikasi radio dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan pada wilayah kerja dengan cakupan luas dan kondisi geografis yang bervariasi. Metode penelitian dilakukan melalui analisis <em>link budget</em> dengan mempertimbangkan parameter teknis utama meliputi <em>effective isotropic radiated power</em> (EIRP), <em>effective radiated power</em> (ERP), <em>free space loss</em> (FSL), dan<em> received signal strength indicator </em>(RSSI). Pengukuran dan perhitungan dilakukan pada lima titik penempatan HT serta dua perangkat <em>mobile rig</em> terhadap <em>base station</em> untuk mengetahui karakteristik propagasi sinyal terhadap perubahan jarak. Data penelitian diperoleh melalui perhitungan teoritis dan kalkulasi menggunakan perangkat lunak perencanaan radio, kemudian dilakukan perbandingan untuk menilai tingkat kesesuaian hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan jarak antara perangkat komunikasi dan <em>repeater</em> menyebabkan meningkatnya redaman sinyal yang berdampak pada penurunan nilai RSSI. Selisih antara hasil perhitungan teoritis dan hasil kalkulasi relatif kecil sehingga menunjukkan tingkat akurasi metode yang baik. Sistem trunking DMR dengan konfigurasi repeater dual slot terbukti mampu meningkatkan efisiensi penggunaan kanal frekuensi serta mendukung komunikasi operasional secara efektif.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Digital Mobile Radio, Sistem Trunking, Repeater Dual Slot, Link Budget, Kualitas Sinyal</p> <p>Performance analysis of a radio communication system based on digital mobile radio (DMR) using a trunking method was implemented using Motorola hand transceiver (HT) devices and a dual-slot repeater configuration within the operational communication services of PT Primacom Interbuana. The objective of this study is to evaluate the reliability and effectiveness of the radio communication system in supporting the company’s operational activities in a working area characterized by wide coverage and varying geographical conditions. The research method was carried out through link budget analysis by considering key technical parameters including effective isotropic radiated power (EIRP), effective radiated power (ERP), free space loss (FSL), and received signal strength indicator (RSSI). Measurements and calculations were conducted at five HT placement points relative to the base station as well as two mobile rig devices in order to observe signal propagation characteristics associated with variations in distance. Research data were obtained through theoretical calculations and simulations using radio planning software, followed by comparative analysis to determine the level of consistency between results. The analysis results indicate that increasing the distance between communication devices and the repeater leads to greater signal attenuation which consequently reduces RSSI values. The small difference between theoretical and calculated results demonstrates good accuracy of the applied analytical method in practice.</p> <p><strong>Keywords: </strong>Digital Mobile Radio, Trunking System, Dual Slot Repeater, Link Budget, Signal Quality</p> 2026-03-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Elektro Teknik https://jet-ft.unpak.ac.id/index.php/JET/article/view/9 Rancang Bangun Pembangkit Listrik Alternatif Menggunakan Flywheel dan Motor DC sebagai Penggerak Dengan Sumber Listrik Alternator 500 watt 2026-05-05T03:47:14+00:00 Muhammad Fadhil Toha Almunawaroh [email protected] Aris Suryadi [email protected] Agustini Rodiah Machdi [email protected] <p>Pembangkit listrik energi alternatif skala kecil menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah sistem motor DC–alternator dengan flywheel sebagai penyimpan energi mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pembangkit listrik energi alternatif menggunakan motor DC sebagai penggerak flywheel yang terhubung dengan alternator berdaya 500 W. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan pengujian langsung terhadap parameter tegangan, arus, kecepatan putaran, serta daya input dan output sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beban inersia flywheel yang tinggi menyebabkan kebutuhan torsi awal yang besar, kemudian menurun seiring stabilisasi putaran. Daya output alternator rata-rata yang dihasilkan sebesar 0,87 W dari daya input motor DC sebesar 260,65 W, sehingga efisiensi sistem hanya mencapai 0,33%. Rendahnya efisiensi disebabkan oleh kecepatan putaran alternator yang belum mencapai cut-in speed, yaitu sekitar 1000–1500 rpm. Kecepatan rata-rata motor DC sebesar 1161,8 rpm, flywheel 122 rpm, dan alternator 260,4 rpm menunjukkan bahwa sistem transmisi mekanik belum optimal. Penurunan tegangan baterai motor DC sebesar 5,38% dan kenaikan tegangan baterai alternator sebesar 2% mengindikasikan ketidakseimbangan energi listrik dalam sistem. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan konversi energi listrik–mekanik–listrik, namun diperlukan optimasi desain mekanik dan transmisi untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja sistem.</p> 2026-03-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Elektro Teknik https://jet-ft.unpak.ac.id/index.php/JET/article/view/6 Rancang Bangun Solar Panel Portable Dengan Menggunakan Low Voltage Disconnect Sebagai Proteksi Baterai 2026-04-08T05:00:02+00:00 Gilang Oktavianto [email protected] Gilang Oktavianto [email protected] Agustini Rodiah Machdi. [email protected] <p>Saat ini panel surya umumnya dirancang dalam bentuk permanen dengan sistem yang kompleks, sehingga pemanfaatan energi surya menjadi sulit untuk dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan bagi daerah yang jauh dari jaringan listrik. Oleh karena itu diperlukan sumber listrik yang mudah dibawa, dan berbiaya terjangkau agar tidak menghambat produktivitas di berbagai lokasi. Salah satu solusi yang dibuat adalah solar panel portabel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun Solar Panel Portabel sebagai penyedia energi listrik yang fleksibel, mudah dibongkar pasang, serta dapat dibawa ke berbagai lokasi. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur yaitu pengumpulan sumber pustaka, proses penelaahan dan pencatatan, serta pengolahan bahan penelitian. Pengujian pengosongan baterai dilakukan menggunakan beban yang berbeda, yaitu menggunakan lampu 50 w, 75 w, 100 w, dan 125 w. Sementara itu pada pengujian pengisian baterai terdapat dua media pengisian, yaitu pengisian menggunakan panel surya berkapasitas 100 wp sebagai media pertama, serta pengisian menggunakan charger baterai sebagai media kedua. Hasil pengujian pengosongan baterai menunjukkan bahwa kinerja alat paling optimal saat menyuplai beban sebesar 50 w dengan durasi pemakaian selama 7 jam. Efisiensi tertinggi diperoleh pada penggunaan beban 125 w, yaitu sebesar 83%. Pada pengujian pengisian baterai diketahui bahwa pengisian menggunakan charger baterai berlangsung lebih cepat dengan waktu pengisian selama 9 jam. Sedangkan pengisian baterai menggunakan panel surya memerlukan waktu selama 2 hari. Hasil perhitungan efisiensi total sistem alat yang dirancang sebesar 48,53%. Ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari daya rata-rata yang dihasilkan oleh panel surya dapat dimanfaatkan secara efektif oleh beban.</p> 2026-03-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Elektro Teknik https://jet-ft.unpak.ac.id/index.php/JET/article/view/3 Prototipe Sistem Pencacah Botol Plastik Menggunakan RFID Berbasis Internet of Things 2026-04-21T03:24:48+00:00 Arfan Syafiq [email protected] Didik Notosudjono [email protected] Bloko Budi Rijadi [email protected] <p>The increasing use of bottled drinking water contributes significantly to rising plastic waste generation. This study developed an IoT-based plastic bottle shredding system integrated with RFID, a load cell sensor, a DC motor, and an ESP32 microc ontroller. The system can identify users, automatically shred bottles, weigh shredded output, and store transaction data in Firebase. Users can view their digital balance through Telegram. Testing results show 100% RFID reading success, 12–17 seconds shredding time, 96–98% load cell accuracy, and 1–3 seconds IoT latency. This system demonstrates strong potential for digital waste-bank implementation.</p> 2026-03-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Elektro Teknik https://jet-ft.unpak.ac.id/index.php/JET/article/view/13 Prototipe Alat bantu Jalan Berbasis GPS Tracker Dan Pendeteksi Uang Kertas Bagi tunanetra 2026-04-08T04:55:26+00:00 Dede Putra Efendi [email protected] Yamato [email protected] Bloko Budi Rijadi [email protected] <p>Penyandang tunanetra memiliki keterbatasan dalam melakukan mobilitas dan aktivitas sehari-hari, khususnya dalam mendeteksi rintangan di sekitar serta mengenali nominal uang kertas. Oleh karena itu, diperlukan alat bantu berbasis teknologi untuk meningkatkan kemandirian, keselamatan, dan kenyamanan penyandang tunanetra. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe alat bantu jalan berbasis GPS <em>Tracker</em> dan pendeteksi nominal uang kertas. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama, sensor ultrasonik sebagai pendeteksi rintangan di depan, kanan, kiri, dan bawah, modul GPS Neo-6M untuk menentukan posisi lokasi secara <em>real-time</em>, serta sensor warna TCS3200 untuk mengenali nominal uang kertas berdasarkan nilai RGB. Informasi dari sensor diolah oleh ESP32 dan disampaikan melalui output suara menggunakan modul MP3 YX5300 serta umpan balik getaran melalui motor vibrator. Selain itu, modul GSM SIM800L digunakan untuk mengirimkan informasi lokasi melalui pesan singkat (SMS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor ultrasonik mampu mendeteksi rintangan pada rentang jarak 100–200 cm dengan deviasi rata-rata ±2,27 cm pada jarak 100 cm dan mengalami peningkatan deviasi seiring bertambahnya jarak. Sistem pendeteksi nominal uang kertas memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 71,43%, dengan keberhasilan penuh pada nominal Rp5.000 hingga Rp100.000, sedangkan nominal Rp1.000 dan Rp2.000 tidak terdeteksi akibat kemiripan karakteristik warna. Modul GPS dan GSM mampu mengirimkan data lokasi yang sesuai dengan lokasi pengujian selama jaringan seluler tersedia. Prototipe ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif untuk mendukung mobilitas penyandang tunanetra secara lebih mandiri dan aman.</p> 2026-03-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Elektro Teknik